Struktur Sel =Biologi ( I )=

It was post by Cia :: Akinari 秋成竹下:: on

Ok, guys..

Seperti yang udah aku janjiin kemaren-kemaren.. Ini adalah laporan praktikum ku yang pertama di kelas XI , yg pasti mata pelajaran Biologi J. Semoga postingan kali ini bermanfaat.

This is it!

STRUKTUR SEL

A. TUJUAN

Membedakan sel hewan dan sel tumbuhan serta membedakan sel hidup dan sel mati

B. STANDAR KOMPETENSI

Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan

C. KOMPETENSI DASAR

Mendeskripsikan komponen kimia sel, struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan

D. INDIKATOR PENCAPAIAN

Menggambarkan struktur luar sel hewan dan tumbuhan dari hasil pengamatan serta membedakan sel hidup dan mati

E. DASAR TEORI

Penelitian pengamatan sel pertama kali dilakukan oleh Robert Howke pada tahun 1665. Ia mengamati penampang melintang sayatan tipis gabus dan hasil yang ia dapati adalah terlihat ruangan-ruangan tersebut dan ia beri nama se ( cellula = kamar ), kemudian 2 ahli biologi asal Jerman, Mathias J. Scheilden dan dan Theodor Schwan pada tahun 1838 membuktikan bahwa sel hidup bukan hanya sekedar kamar kosong, tetapi juga berisi cairan sitoplasma sebagai tempat segala aktifitas dasar mahkluk hidup.

Berdasarkan teori tersebut, maka sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil pada mahkluk hidup. Sel tumbuhan dan sel hewan merupkaan 2 sel yang memiliki struktur berbeda. Struktur sel hewan tidak memiliki plastida, seperti kloroplas dan leukoplas. Sel hiduo memiliki inti sel (nukleus) dan anak inti sel ( nukleus ). Sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel sehingga tidak bersifat kaku, tetapi sel tumbuhan memiliki dinding sel yang membuat tumbuhan bersifat kaku. Bahan utama penyusun dinding sel berupa zat kayu, yaitu selulosa yang tersusun dari glukosa dan zat lain, misalnya pektin, hemiselulosa dan glikoprotein.

F. ALAT DAN BAHAN

Alat : Silet/cutter, mikroskop, kaca benda, kaca penutup, tusuk gigi.

Bahan : empulur, batang ubi kayu, umbi lapis bawang merah, sel epitel rongga mulut, metil biru.

G. CARA KERJA

1. Empulur batang ubi kayu dan bawang merah :

1.1 Menyayat masing-masing bahan ( empulur dan bawang merah ) setipis mungkin dengan menggunakan silet / cutter )

1.2 Menempatkan hasil sayatan masing-masing pada kaca benda dan menetesinya dengan air.

1.3 Menutup kaca benda dengan kaca penutup dan menempatkan kaca benda diatas mikroskop dan mengamatinya.

1.4 Mengatur perbesarannya sehingga mendapatkan objek yang jelas.

1.5 Mencatat serta menggambar hasil pengamatan pada laporan sementara.

2. Sel epitel rongga mulut :

2.1 Mengambil tusuk gigi

2.2Menggoreskan tusuk gigi ke dinding mulut bagian dalam secara perlahan.

2.3Mengoleskannya diatas kaca benda.

2.4Kemudian meneteskan pewarna metil biru.

2.5Mengamati bentuk selnya dan mengambil data dari hasil pengamatan dan mencatatnya pada laporan sementara.

H. HASIL PENGAMATAN

Berdasarkan pengamatan didapat data sebagai berikut :

a. Terdapat anak inti sel ( nukleus )

b. Terdapat inti sel ( nukleus )

c. Dinding sel

d. Cairan sitoplasma { semuanya pada umbi bawang merah }

e. Dinding sel { pada empulur }

f. Inti sel dan warna sel biru { pada sel epitel mulut }

I. PEMBAHASAN

Terlihat dari hasil pengamatan tersebut, ternyata ketiga sel tersebut memiliki kesamaan dan perbedaan yang dapat terlihat lewat mikroskop. Persamaan dapat terlihat dari sel empulur ubi kayu dengan sel umbi bawang merah yang sama-sama memiliki dinding sel akan tetapi memiliki perbedaan yaitu, sel empulur ubi kayu tidak memiliki inti sel, sedangkan sel umbi bawang merah memiliki inti sel lain halnya dengan sel epitel mulut yang memiliki dinding sel dan berbeda dari kedua jenis sel sebelumnya, tetapi ada kesamaan dengan sel umbi bawang merah, yaitu memiliki inti sel.

Dengan berlandaskan teori yang telah ada, dari hasil, maka jika dilihat dari pengertian sel itu sendiri yang dinyatakan oleh Robert Hooke ( 1665 ), yaitu ruangan-ruangan kosong, maka umbi bawang merah, empulur dan epitel mulut juga memiliki ruangan-ruangan kosong yang bisa disebut sel. Kemudian, bila ditinjau dari ciri-ciri apakah suatu sel itu bisa dikatakan sel hidup atau mati dapat dilihat dari ada atau tidaknya “isi” dari “kamar kosong” tersebut atau sel itu sendiri.

Inti sel merupkan syarat utama sebuah sel dikatakan sel hiduo, tetapi bila inti sel tidak berada pada tempatnya, maka secara biologis sel tersebut tidak bisa berkembang dan melakukan sebagian besar aktifitas hidupnya. Inti sel itu sendiri memiliki peran yang sangat besar dalam menjalankan hampir seluruh kegiatan metabolisme dan pengaturan informasi genetik, maka bila inti sel tidak ada, maka sebuah sel dikatakan sel mati. Disamping itu, sel hidup juga harus memiliki cairan sitoplasma yang seperti dijelaskan oleh Mathias J. Schleiden dan Theodor Schawan ( 1838) juga sebagai tempat segala aktifitas mahkluk hidup.

Sel umbi kayu dapat dilihat sitoplasmanya, sel epitel memiliki sitoplasma, tetapi tidak terlihat, akan tetaoi kedua sel tersebut memiliki inti sel ( nukleus ) dan bila dispesifikasikan lagi, bisa dilihat dan sel umbi kayu akkan memiliki anak inti sel ( nulekolus). Sedangkan sel empulur ubi kayu tidak terlihat adanya inti sel melainkan hanya sel kosong . Sehingga, bisa ditarik kesimpulan bahwa sel umbi kayu dan epitel mulut merupakan sel hidup karena memiliki syarat-syarat utama pembentukan sel hidup yaitu adanya inti sel dan sitoplasma, sedangkan sel emplur ubi kayu merupakan sel mati, karena hanya berbentuk “kamar kosong” tanpa ada inti sel maupun sitoplasma.

Jika ditinjau lebih dalam lagi berdasarkan bagian-bagian organel sel yang ada, maka kita juga bisa membedakan ketiga sel tersebut kedalam klasifikasi sel hewan dan sel tumbuhan. Berdasarkan teori yang telah ada, dasar perbedaan yang paling mencolok dari perbedaan apakah sebuah sel dinyatakan sel hewan atau sel tumbuhan adalah terlibat dari struktur sel itu sendiri. Sebuah sel disebut sel tumbuhan bila tersusun dari glukosa, pektin, hemiselulosa dan zat lainnya, yang menyebabkan sel tumbuhan dapat kokoh dan bersifat keras. Akan tetapi sel hewan tidak memiliki dinding sel, sehingga sel hewan bersifat lembek dan kurang kokoh ( tidak keras ).

Sel umbi bawang merah dan empulur ubi kayu ternyata memiliki dinding sel dan terlihat dari mikroskop, sehingga sel umbi bawang merah dan empulur ubi kayu merupakan sel tumbuhan, sedangkan sel epitel mulut bila dilihat dari hasil pengamatan ternyata tidak memiliki dinding sel, sehingga bisa dikatakan sel epitel mulut merupakan sel hewan dalam hal ini lebih dikhususkan lagi pada manusia ( bangsa primata )

0 Comment:

Posting Komentar