UJI KANDUNGAN ZAT MAKANAN
( GULA DAN LEMAK)
A. DASAR TEORI
Tubuh manusia dalam aktivitasnya memerlukan lebih dari 50 macam zat makanan yang berbeda-beda. Zat makanan yang dibutuhakan dalam jumlah banyak adalah karbohidrat, protein dan lemak. Zat makanan yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit yaitu vitamin dan mineral .
a. Karbohidrat.
Karbohidrat merupakan molekul yang tersusun dari unsur C ( Karbon), H ( Hidrogen ) dan Oksigen ( O ) dengan rumus kimianya CnH2nOn. Dilihat dari kekomplekan susunan dan jumlah molekulnya, karbohidrat dibagi menjadi 3 golongan :
- Monosakarida ( Karbohidrat yang terdiri atas satu gugusan gula ). Contohnya : Glukosa, Fruktosa, Galaktosa dan Manosa.
- Disakarida ( Karbohidrat yang terdiri atas dua gugusan gula ). Contohnya sukrosa, laktosa dan maltosa.
- Polisakarida ( Karbohidrat) yang terdiri atas lebih dari sepuluh gugusan gula). Contohnya : Tepung ( amilum), selulosa dan glikogen.
Karbohidrat memiliki fungsi utama yang tidak tergantikan di dalam tubuh. Misalnya, sel otak dan lensa mata bergantung pada glukosa sebagai sumber energi .Karbohidrat yang berperan dalam proses metabolisme, menjaga keseimbangan asam dan basa, dan pembentukan struktur sel, jaringan dan organ tubuh.
Satu gram karbohidrat mengandung 4,1 kalori. Pada proses pencernaan makanan, karbohidrat mengalami metabolisme berupa proses hidrolisis ( penguraian dengan molekul air) di dalam mulut, lambung maupun usus. Proses pencernaan karbohidrat terjadi dengan menguraikan polisakarida menjadi monosakarida . Bila jumlah karbohidrat berlebihan maka akan ditimbun di dalam hati dan otot. Kelebihan karbohidrat akan dirrubah menjadi lemak. Oksidasi glukosa di dalam jaringan-jaringan terjadi secara bertingkat dengan melepaskan energi sedikit demi sedikit. Melalui serangkaian proses kimiawi, glukosa dan glikogen diubah menjadi asam privat. Asam piruvat melalui proses siklus kerbs menghasilkan CO2 + H2O dan melepaskan energinya sambil berubah menjadi Adenosin difosfat ( ADP). Sebagian asam piruvat menjadi asam laktat dan keluar dari sel-sel jaringan melalui pembuluh darahm terus masuk ke hati. Di dalam hati, laktat diubah kembali menjadi asam piruvat dan diteruskan menjadi glikogen kembali.
Bahan-bahan makanan yang mengandung karbohidrat antara lain padi, jagung, gandum, ubi jalar, talas, ketela pohon, kentan dan sagu. Karbohidrat pada makanan sederhana dapat diuji melalui penetesan fehling A dan fehling B ataupun Benedict’s dan dipanaskan suatu makanan akan mengandung gula bila berwarna merah bata, sedangkan berwarna kuning bila mengandung sedikit, dan berwarna hijau jika tidak ada sama sekali.
b. Lemak
Lemak atau lipid aalah zat organik hidrofobik sehingga sukar larut dalam air. Namun, lemak dapat larut dalam pelarut organik, seperti kloroform, eter dan benzen. Molekul lemak terdiri dari empat bagian, yaitu satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak. Asam lemak terdiri dari rantai hidrokarbon ( CH ) dan gugus karboksil ( COOH). Molekul gliserol memiliko tiga gugus hidroksil (-OH) dan tiap gugus hidroksil berinteraksi dengan gugus hidroksil asam lemak.
Lipid dibagi menjadi tiga macam, yaitu lemak sederhana, campuran dan asli. Lemak sederhana meliputi lemak dan minyak. Lemak campuran ( majemuk) fosfolipid dan lipoprotein. Lemak asli meliputi asam lemak dan sterol, seperti kolesterol dan lemak asli meliputi asam lemak dan sterol, seperti kolesterol dan lemak pelarut vitamin D. Lemak yang dapat dilihat seperti lemak daging hewan dan minyak umum tersusun dari trigleserid. Berdasarkan tingkat kejenuhan, asam lemak dibagi menjadi 2 golongan, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tidak jenuh. Asam lemak jenuh dapat disintesis oleh tubuh dan harus diperoleh dari luar tubuh. Contoh asam lemak jenuh ialah asam palmitat dan asam stearat, contoh asam lemak tak jenuh yang terdapat pada makanan adalah asam oleat dan linoleat. Contoh sumber lemak adalah daging-dagingan ( Lemak hewani), kacang-kacangan ( lemak nabati) , susu, alpokat, air tawar dan asin.
Lemak berfungsi sebagai :
- Pembawa zat-zat makanan yang esensial, termasuk asam-asam lemak dan lemak pelarut vitamin A,D,E,K
- Sumber energi tetap, yang menyediakan 9,3 kilo kalori per gramnya.
- Pelindung alat-alat tubuh dan melindungi tubuh dari kedinginan dan luka.
- Penahan rasa lapar. Bila tak ada lemak, pencernaan akan cepat dan rasanya lekas lapar.
c. Protein
Protein merupakan senyawa organik yang kompleks yang terdiri atas unsur C,H,O,N dan kadang-kadang mengandung S ( belerang) dan P ( fosfor). Protein yang dibagi 2 berdasarkan asalanya :
- Protein hewani ; protein yang berasal dari hewan, contohnya daging, ikan , susu, dan telur.
- Protein nabati; protein yang berasal dari tumbuhan, contohnya kacang-kacangan, padi- padian dan sayuran.
Protein terdiri atas berbagai macam asam amino. Sepuluh diantaranya sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel tubuh. Kesepuluh asam amino tidak dapat dibuat didalam tubuh karena itu harus tersedia di dalam makanan. Contohnya Isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, tripofan dan valin. Makanan yang berasal dari hewan ternak memiliki protein yang tinggi, sedangkan yang berasal dari tumbuhan protein bernilai rendah.
Protein berfungsi sebagai :
- Mensintesis substansi-substansi penting, seperti hormon, enzim, antibodi dan kromosom.
- Mengadakan pertumbuhan tubuh. Protein sangat penting untuk pertumbuhan dan perbaikan serta pemeliharaan struktur tubuh sel.
- Melaksanakan metabolisme tubuh.
- Menyeimbangkan cairan tubuh dan larutan asam dan basa.
- Menyediakan sumber energi
- Mendeskripsikan sumber energi
- Mendetoksifikasi tubuh protein membantu dalam mengatus kemampuan tubuh untuk mendetoksifikasi zat-zat asing yang termakan.
Uji ada tidaknya protein pada zat makanan dapat diuji lewat penetesan larutan biuret. Bila terdapat protein, maka warna larutan berubah menjadi ungu, bila tidak maka terjadi perubahan warna.
d. Vitamin dan mineral
Vitamin bukan sumber energi, namun vitamin tetap diperlukan oleh tubuh dalam membantu proses regulator ( pengatur). Vitamin bekerja sama dengan enzim melakukan reaksi kimia. Vitamin juga berpengaruh dalam proses metabolisme tubuh, khsusnya mencegah tubuh terserang penyakit.
Mineral merupakan substansi anargonik dan pada umumnya ditemukan dalam bentuk ion. Mineral diperlukan oleh tubuh untuk berbagai fungsi seperti menjaga keseimbangan asam-basa dan pembentukan struktur tubuh, misalnya pembentukkan hormon, tulang gigi dan darah. Contohnya mineral antara lain fosfor, magnesium, klor dan belerang.
e. Air
Air memiliki peran untuk :
- Mengangkut nutrisi ke jaringan-jaringan
- Mengangkut sampah ( sisa metabolisme) dan jarignan keluar tubuh.
- Medium berbagai reaksi kimia dalam tubuh
Sumber air antara lain air minum, buah, sayur dan daging.
B. ALAT DAN BAHAN
- Kertas minyak
- Alu
- Mortal
- Tabung reaksi
- Tempat tabung reaksi
- Fehling A dan B
- Penjepit tabung
- Spatula
- Spritus
- Air
- Kacang tanah, roti manis, roti tawar, sirup, nasi
- pinset
C. CARA KERJA
- Uji gula :
- Menghaluskan 5 jenis bahan dengan menumbuknya menggunakan alu dan mortal
- Kemudian memasukkan halusan 5 bahan kedalam tabung reaksi masing-masing, lalu menambahkan ½ atau ¾ air.
- Menambahkan fehling A dan B masing-masing 3 tetes dan mengaduknya
- Untuk mempercepat reaksi, larutan dipanaskan pada spiritus
- Uji Lemak :
- Menghaluskan 5 jenis bahan dengan menumbuknya
- Kemudian menekan-nekan bahan makanan pada kertas minyak.
- Pada percobaan sebelumnya, lihat adanya perubahan warna pada larutan sedangkan untuk uji lemak menerawang ada tidaknya lemak pada kertas minyak, kemudian mencatat hasil eksperimen.
D. HASIL PENGAMATAN
Uji Gula
| Bahan makanan | Warna sebelum | Warna sesudah |
| Kacang tanahoklat | coklat | Coklat tetap |
| Sirup | Hijau kekuningan | Orange/jingga |
| Roti tawar | Biru keunguan | Kuning |
| Hati | Biru keunguan | Kekuningan |
| Roti manis | Abu-abu | Kuning |
E. PEMBAHASAN
Pada percobaan ini, dilakukan uji kandungan gula dan lemak pada beberapa jenis bahan makanan. Untuk menguji kandungan gula, bahan makanan yang sudah dihaluskan ditetesi dengan 3 tetes larutan feling A dan B, kemudian pertama-tama warna zat makanan sebelum dipanaskan sesaat setelah ditetesi dicatat, yaitu :
- Kacang tanah berwarna coklat
- Sirup berwarna hijau kekuningan atau hijau neon
- Roti tawar berwarna biru kekuningan
- Roti manis berwarna abu-abu
- Nasi berwarna biru keunguan
Kemudian untuk mempercepat proses reaksi larutan fehling A dan B, kelima bahan makanan dipanaskan dan ternyata terdapat hasil :
- Setelah mengalami proses pemanasan, kacang tanah tidak berubah warna atau tetap berwarna coklat. Kemungkinan ini adalah keteledoran karena perubahan warna tidak sesuai dengan indikator yang ada,maka kacang tanah belum dapat dipastikan apakah mengandung gula atau tidak, namun hasil mengarah pada ketidakadaan gula.
- Setelah mengalami pemanasan, sirup berubah warna menjadi kuning, hal ini menunjukkan bahwa roti tawar mempunyai sedikit kandungan gula.
- Setelah pemanasan, roti tawar berubah warna menjadi kuning, hal ini menunjukkan bahwa roti tawar mempunyai sedikit kandungan gula.
- Setelah pemanasan,roti manis berubah warna menjadi kuning. Hal ini menunjukkan bahwa roti manis mengandung sedikit gula.
- Setelah pemanasan, nasi berubah warna menjadi kuning, hal ini berarti basi memiliki kandungan gula yang berskala kecil.
Sedangkan untuk proses pengujian lemak, masing-masing bahan makanan yang telah dihaluskan diletakkan di atas kertas minyak kemudian ditekan-tekan. Bila diterawang terdapat bekas yang licin dan transparan, maka bahan makanan tersebut memiliki kandungan lemak.
- Kacang tanah setelah diterawang, kertas minyak menjadi transparan maka kacang tanah memiliki kandungan lemak.
- Roti tawar setelah diterawang, ternyata kertas minyak sedikit transparan dan licin, maka dapat disimpulkan bahwa roti manis memiliki kandungan lemak yang sedikit.
- Sirup setelah diteteskan pada krtas minyak menjadi transparan, namun tidak licin, bahkan permukaan kertas minyak mengerut. Hal ini berarti sirup tidak memiliki kandungan lemak.
- Nasi sedikit berlemak karena kertas minyak transparan dan licin.

0 Comment:
Posting Komentar